Site icon SUSANTOKUN

Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Jadi kali ini saya memposting artikel tentang mata kuliah RPL atau singkatan dari Rekayasa Perangkat Lunak yang saya dapatkan dari Bpk. Boldson Herdianto Situmorang, Skom., MMSI selaku dosen dari mata kuliah tersebut.

Rekayasa Perangkat Lunak

Perangkat lunak (software) adalah sekumpulan program atau instruksi yang dibuat untuk menjalankan fungsi tertentu.

Tiga Kategori Software

  1. System Software
    Sekumpulan program yang ditulis untuk melayani program-program yang lain.
    Jenis-jenis system software :
    a. Sistem operasi: software yang berfungsi untuk mengkonfigurasikan komputer agar dapat menerima berbagai perintah dasar yang diberikan sebagai masukan. Contoh: DOS, Windows, Linux, Unix, dsb
    b. Program utility: software yang berfungsi untuk mengisi kekurangan/ kelemahan dari sistem operasi. Contoh: Norton Utility, Scandisk, PC Tools, dsb.
  2. Application Software
    Program siap pakai yang digunakan untuk membantu user agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Contoh: Ms. Excel, Ms. Word, Ms. Power Point, MYOB, SPSS, Adobe Photoshop, dsb.
  3. Programming Language
    Software bahasa komputer yang digunakan dengan cara merancang, atau membuat program sesuai dengan struktur dan metode yang dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Contoh: C, C++, Java, Cobol, Fortran, Delphi, Visual Basic, dsb

Jenis-jenis aplikasi perangkat lunak (application software)

  1. Perangkat lunak real-time (real time software)
    Program-program yang memonitor/ menganalisis/ mengontrol kejadian-kejadian sesungguhnya (sedang berlangsung) di dunia.
  2. Perangkat lunak bisnis (business software)
    Aplikasi perangkat lunak yang memproses informasi bisnis, seperti Payroll, Account Receivable, Account Payable, Inventory, dll.
  3. Perangkat lunak teknik dan ilmu pengetahuan (engineering and scientific software).
    Aplikasi perangkat lunak yang menggunakan algoritma number crunching.
    Contoh: Computer Aided Design (CAD), System Simulasi, dll.
  4. Perangkat lunak embedded (embedded software)
    Aplikasi perangkat lunak yang dipakai untuk mengontrol hasil serta sistem untuk keperluan konsumen dan pasar industri.
    Contoh: key pad control untuk microwave, fungsi digital pada sebuah automobil untuk kontrol bahan bakar, penampilan dashboard, sistem rem, dll.
  5. Perangkat lunak komputer personal (personal computer software)
    Contoh: pengolahan kata, spreadsheet, grafik komputer, multimedia, hiburan, manajemen database, dll
  6. Perangkat lunak kecerdasan buatan (artificial intelligence software)
    Aplikasi perangkat lunak yang menggunakan algoritma non-numeris untuk memecahkan masalah kompleks yang tidak sesuai untuk perhitungan atau analisis secara langsung.
    Contoh: artificial neural network

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)

Rekayasa perangkat lunak adalah proses mengubah perangkat lunak untuk dikembangkan, dipelihara, dan dibangun kembali melalui prinsip rekayasa untuk menghasilkan perangkat lunak baru yang berkualitas tinggi secara ekonomis dan handal.

Tujuan RPL

Paradigma RPL

Pengembangan PL meliputi teknologi yang menggabungkan metode-metode teknis, alat-alat bantu otomatis, dan prosedur-prosedur.

  1. Metode
    Menyediakan cara bagaimana secara teknis membangun PL.
  2. Alat Bantu
    Alat bantu RPL yang otomatis dikelompokkan ke dalam Computer
    CASE berfungsi untuk mengkombinasikan/ menggabungkan software, hardware, & database RPL untuk menciptakan lingkungan RPL yang analog dengan CAD/CAE (Computer Aided Design/ Computer Aided Engineering) untuk perangkat keras.
    Aided Software Engineering (CASE), meliputi :
    • Data Flow Diagram (DFD)
    • Entity Relationship Diagram (ERD)
    • Entity Relationship for Windows (ERWIN)
  3. Prosedur
    • Merupakan penggabungan antara metode dengan alat bantu.
    • Mendefinisikan urutan (sequence) metode yang akan digunakan oleh seorang engineer.
    • Mendefinisikan kontrol yang membantu keyakinan kualitas dan perubahan koordinasi, dan mendefinisikan keluaran.
    • Mendefinisikan “milestone” yang memungkinkan manager memperkirakan kemajuan.

Paradigma RPL dipilih berdasarkan sifat dari proyek dan aplikasi, metode dan alat bantu yang digunakan, serta kontrol dan keluaran yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis Metodologi Proyek PL

Model SDLC
Model Waterfall
Model Spiral
Model Prototype

Prototype

Tujuan Prototyping

Keuntungan Prototyping Bagi Engineer

Alasan-Alasan Perlunya Prototyping

Baca Juga : Perencanaan Tujuan Perangkat Lunak RPL

Exit mobile version