Site icon SUSANTOKUN

Perjuangan Bangsa Indonesia Pada Awal Kemerdekaan

Perjuangan Bangsa Indonesia Pada Awal Kemerdekaan

Perjuangan Bangsa Indonesia Pada Awal Kemerdekaan, ancaman DISINTEGRASI sangat berakibat pada keputusan yang di hasilkan oleh Konferensi Meja Bundar yang menghasilkan keputusan untuk membentuk suatu Negara federal.

Serikat yang terdiri atas beberapa bagian Negara, bagian diantaranya adalah sebagai berikut :

Banyaknya rakyat Indonesia yang tidak setuju akan keputusan untuk membentuk suatu Negara federal Republik Indonesia Serikat (RIS) hingga mereka ingin membubarkan diri.

Perjuangan bangsa Indonesia Pemberontakan PKI di Madiun

Pemberontakan yang pertama dari Pemberontakan PKI di Madium, Pemberontakan PKI di Madium adalah pemberontakan yang dimulai pada tanggal 26 Februari tahun 1948 yang di ketuai oleh Amir Syarifudin dan berakhir pada tanggal 30 September 1948 dengan di tangkapnya Amir Syarifudin juga Muso yang tertembak mati.

Gerakan Darul Islam atau Tentara Islam Indonesia

Pemberontakan yang ke dua dari Gerakan Darul Islam atau Tentara Islam Indonesia yang disingkat dengan Gerakan DI/TII. Pemberontakan ini terjadi di madiun banyak hal yang terjadi di pemberontakan tersebut hingga meluas ke beberapa wilayah lainnya dan diantaranya :

  1. Gerakan DI/TII di Jawa Barat Dimulai oleh Kartosuwiryo pada tahun 1942, dan di akhiri pada tanggal 4 juni tahun 1962. Kartosuwiryo berhasil di tangkap di Gunung Geber, Majalaya, Jawa Barat oleh para pasukan Siliwangi.
  2. Gerakan DI/TII di Kalimantan Dimulai setelah Kartosuwiryo memproklamasikan DI/TII di Jabar.
  3. Gerakan DI/TII di Jawa Tengah Dimulai oleh Amir Fatah tanggal 23 Agustus 1949 dan di akhiri pada tahun 1957.
  4. Gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan Dimulai oleh Kahar Muzakar tanggal 7 Agustus 1953 dan berakhir tanggal 3 Februari 1965.
  5. Gerakan DI/TII di Aceh. Dimulai oleh Daud Beureuh tanggal 20 september tahun 1953 dan di akhiri tanggal 17 Desember tahun 1962.

Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil

Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil atau disingkat dengan APRA di pimpin oleh sorang Kapten yang bernama Raymon Westerling merupakan gerakan yang separatism. Pemberontakan Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil diawali oleh golongan kolonialisme Belanda yang bertujuan untuk mengamankan kepentingan – kepentingan perekonomian mereka yang berada di Indonesia.

Pemberontakan ini pertama kali terjadi di kota Bandung, sebelum terjadi Pemberontakan Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil mereka mengajukan sebuah ultimatum yang di tujukan kepada pemerintah RIS dan Negara Pasundan berisikan tuntutan agar APRA di akui menjadi Tentara Pasundan dan juga menolak dibubarkannya Negara Pasundan.

APRA Mencoba melakukan penculikan tetapi dencana kudeta APRA tersebut digagalkan oleh pihak intelejendan para pelakunya seperti Sultan Hamid II berhasil di tangkap dan di adili. Terakhir pada tanggal 22 Februari 1950 Westerling meloloskan diri ke singapura dengan memakai pesawat Catalina milik Belanda.

Pemberontakan Andi – Aziz

Pemberontakan Andi – Aziz ini adalah pemberontakan yang  di pelopori oleh Kapten Andi Aziz di daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Rincian tentang Pemberontakan tersebut adalah :

Pemberontakan Republik Maluku Selatan

Gerakan pemberontak separatisme yang mempunyai tujuan untuk membentuk Negara baru yaitu Republik Maluku Selatan atau RMS.

Perjuangan bangsa Indonesia Pada tanggal 14 tahun 1950. Perjuangan bangsa Indonesia Pasukan APRIS yang beranggotakan 850 orang di bawah pimpinan Kolonel  Kawilarang berhasil mendarat di Laha, Pulau Buru. Selanjutnya Pada tanggal 2 Desember tahun 1963 Dr. Soumokil di tangkap dan di tanggal 21 April tahun 1964 di jatuhi hukuman mati.

Pemberontakan PRRI atau Permesta

Pemberontakn ini di dirikan pada tanggal 15 Februari 1958 dan di akhiri pada pertengahan tahun 1961 dengan menyerahnya sisa kekuatan Permesta.

Nah itulah tentang Perjuangan Bangsa Indonesia saat Ancaman DISINTEGRASI pada awal kemerdekaan Indonesia yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Pahlawan Revolusi Indonesia Yang Gugur Saat G30S PKI
Alasan Dan Tokoh Penjelajahan Samudra Bangsa Eropa

Exit mobile version