Site icon SUSANTOKUN

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Emulsi

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Emulsi

Buat sobat susantokun yang sedang mencari laporan praktikum farmasetika resep emulsi, apa itu emulsi? Sobat bisa baca pengertian lengkapnya di Emulsi kemduian sobat bisa baca artikel ini dari awal sampai akhir, dan jika ada yang ingin perhitungannya dengan lengkap silahkan komentari artikel ini supaya saya tidak sia – sia menulis perhitungan yang begitu banyak. Laporan praktikum ini dibuat berdasarkan hasil yang nyata dan ditulis kembali dalam artikel ini. Langsung saja ke jurnal Laporan Praktikum Farmasetika Resep Emulsi.

LAPORAN PRAKTIKUM FARMASETIKA RESEP EMULSI

Penyusun : Putri Ananda Rizwan
Universitas Pakuan Bogor

dr. Erfan
Jl. Bangka 3 No. 14 Bogor
SIP No.189/kanwil/2009

Bogor, 8/11/2016
R/ 01. CoCO3 5
Phenobarbital 0,25
Ext. Hyociami 0,005
Syr Simplex 15
M.f emulsi 15
S.prn. cth 1

Pro : Ny. Adien
Alamat : Jl. Mahkota No 56 Bogor

I. Kelengkapan Resep

II. Klarifikasi Obat

III. Deskripsi Obat

  1. Oleum Cosos
    a. Pemerian : larutan jernih, tidak berwarna atau kuning pucat; bau khas; tidak engik
    b. Kelarutan : larut dalam 2 bagian etanol (95%) ρ pada suhu 60 derajat celcius, sangat mudah larut dalam kloroform ρ dan dalam eter ρ
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik; terlindung dari cahaya; ditempat sejuk
    d. Khasiat dan penggunaan : zat tambahan
  2. Phenobarbital
    a. Pemerian : hablur atau serbuk hablur; putih tidak berbau; rasa agak pahit
    b. Kelarutan : sangat sukar larut dalam air; larut dalam etanol (95%) ρ, dalam eter ρ, dalam larutan alkalihdroksida dan dalam laurtan alkali karbonat
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Hipnotikum, sedativ
    e. Dosis maksimum : 1x = 300 mg | 1 hr = 600 mg
    f. Dosis lazim : 1x = 15 mg – 30 mg | 1 hr = 45 mg – 90 mg
  3. Extract Hyociami
    a. Pemerian : massa kental; warna coklat tua
    b. Kelarutan : –
    c. Panyimpanan : tertera pada penyimpanan ekstraktum
    d. Khasiat dan penggunaan :
    e. Dosis maksimum : 1x = 125 mg | 1 hr = 500 mg
    f. Dosis lazim : 1x = 50 mg – 75 mg | 1 hr = 150 mg – 225 mg
  4. Sirplus Simplex
    a. Pemerian : cairan jernih, tidak berwarna
    b. Penyimpanan : dalam wadah tertutup rapat

IV. Masalah dan Pemecahan

V. Perhitungan Dosis

VI. Formula

VII. Penimbangan Bahan

  1. Cocos = 5 g
  2. Phenobarbital = 0,25 g
  3. Ext. Hyociami = 0,05 g
  4. Syr SImplex = 15 g
  5. PGA 01. Cocos = 1/2 x 5 g = 2,5 g
  6. Air PGA = 1,5 x (2,5 g + 0,25 g) = 4,125 ~ 4 ml
  7. PGA Phenobarbital = 0,25 g
  8. Aquadest = ad 50 g
  9. PGA ekstrak hyociami = 0,05 g

VIII. Cara Pembuatan

  1. Disiapkan alat dan baha, dialasi montir dengan serbet, dikalibrasi botol 50 ml
  2. Dimasukkan PGA ke dalam montir, digerus ad halus
  3. Ditambahkan air corpus, digerus ad homogen, ad terbentuk mucilago
  4. Ditambahkan Phenobarbital, digerus ad homogen
  5. Ditambahkan Ext. Htociami, digerus ad homogen
  6. Ditambahkan 01. cocos sedikit demo sedikit, digerus adterbentuk kopus emulsi
  7. Dimasukkan ke dalam botol, di ad aquadest 50ml
  8. Dikemas, diberi etiket putih, label kocokk dahulu dan label N1.

IX. Wadah, Etiket, dan Penyimpanan

Apotek Farmasi UNPAK
Jl. Pakuan Bogor
APA: Putri Ananda Rizwan, S. Farm., Apt
SIK : 066115281/III/2015

No : 3 | Tgl. 22-12-2016
Nama : Ny. Adien

TTD

Itulah Laporan Praktikum Farmasetika Resep Emulsi yang dapat saya tulis pada kesempatan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk berkomentar serta share artikel. Terima kasih.

Baca Juga :

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulveres
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Kapsul
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius
Laporan Praktikum Farmasetika Resep PIL

Exit mobile version